Ekspansi Wilayah Schengen UE

Kontributor: O.N.

Perjanjian Schengen ditanda tangani pada tahun 1985 yang membatasi atau mengeliminasi kontrol imigrasi di perbatasan antar Negara anggota. Negara-negara yang meratifikasi perjanjian visa setuju untuk menyeragamkan atau menyatukan pemberian visa jangka pendek. Semua Negara anggota schengen memiliki hak untuk mengeluarkan visa jangka pendek yang berlaku untuk semua Negara anggota schengen.

Negara yang merupakan anggota lama dari perjanjian schengen ini adalah sebagai berikut: Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Islandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Spanyol dan Swedia (15 negara).

Efektif mulai tanggal 21 Desember 2007, negara baru yang juga akan bergabung sebagai negara anggota schengen adalah sebagai berikut: Republik Ceko, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Slovakia dan Slovenia akan mulai berbenah diri untuk menerapkan perjanjian Schengen dalam kurun waktu 7 bulan masa peralihan dengan jadwal sebagai berikut:

Tanggal berlaku

Ketentuan baru yang akan diterapkan

21/12/2007

Semua kedutaan sembilan negara anggota baru akan mulai mengeluarkan visa schengen untuk visa nasional masing-masing.

sda

Kontrol kepabeanan antara negara anggota lama dan sembilan negara baru akan dihapuskan.

30/04/2008

Kontrol lalu lintas udara antara negara lama dan sembilan negara baru anggota schengen akan dihapuskan.

30/06/2008

Semua visa nasional jangka pendek yang dikeluarkan oleh sembilan anggota baru sebelum tanggal ratifikasi perjanjian schengen, mulai berlaku untuk perjalanan ke negara anggota schengen lainnya.

Pada dasarnya ada beberapa jenis visa schengen. Yang paling dikenal adalah visa jangka pendek jenis „C“ atau disebut juga visa schengen yang berlaku untuk izin tinggal total selama 3 bulan dalam kurun waktu 6 bulan.

Aplikasi pengurusan visa schengen harus diserahkan kepada dan dikeluarkan oleh:

Keperluan Perjalanan

Pejabat Berwenang

Transit atau berkunjung ke salah satu negara schengen saja

Konsulat atau kedutaan negara tujuan

Transit atau kunjungan ke beberapa negara dengan satu negara tujuan utama dimana masa tinggal paling lama

Konsulat atau kedutaan negara tujuan utama

Transit dan kunjungan ke beberapa negara anggota schengen tanpa negara tujuan utama

Konsulat atau kedutaan negara anggota schengen tempat pertama transit atau kunjungan pertama

Artikel ini dimuat semata-mata hanya untuk informasi secara umum. Untuk informasi yang lebih lengkap, silahkan menghubungi konsulat atau kedutaan negara tujuan yang berwenang.

© Kajian Eropa, 2007


3 thoughts on “Ekspansi Wilayah Schengen UE

  1. Perjanjian Schengen
    Di Schengen, Luxemburug, pada 1985 Belanda, Belgia, Luxemburg, Jerman dan Prancis menandatangani perjanjian untuk berangsur-angsur memungkinkan lalu lintas bebas bagi manusia. Persetujuan itu mulai berlaku tahun 1995 dan pada 1997 menjadi bagian Uni Eropa melalui perjanjian Asmterdam.
    Mulai 12 Desember 2008, Swiss menjadi negara anggota perjanjian Schengen.

    Selain lalu lintas bebas manusia, Schengen juga mengatur masalah kerjasama antara polisi, kehakiman, kebijakan visa bersama dan prosedur permohonan suaka antar negara-negara Eropa.

    Dengan keikutsertaan Swiss jumlahnya sekarang menjadi 25: Uni Eropa (kecuali Britania Raya, Irlandia, Rumania dan Bulgaria), Islandia dan Norwegia. Akhir tahun depan Liechtenstein akan bergabung.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s