Uni Eropa Memberikan Hibah € 13,5 Juta Untuk Indonesia

Dua orang lagi meninggal akibat flu burung di Indonesia dalam sepekan terakhir, dan ini menjadikan angka korban melebihi seratus jiwa.

Sumber: bbc Indonesia

Menurut Badan Kesehatan Dunia, WHO strategi penanganan flu burung Indonesia sudah cukup baik, namun Departemen Kesehatan mengakui belum dapat mengendalikan unggas yang dipelihara ditengah pemukiman warga.

Dari 124 kasus flu burung yang dideteksi pemerintah, korban terakhir berinisial N, seorang warga Tangerang Banten, adalah korban ke-101 di Indonesia. Dengan jumlah korban sebanyak ini, Indonesia menempati peringkat pertama jumlah korban tewas akibat flu burung.

Selain N, di Tangerang saja, dalam sebulan terakhir terdapat tiga korban flu burung yang semuanya diduga tertular akibat interaksi dengan unggas yang sudah terjangkit virus flu burung.

Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, I Nyoman Kandun mengatakan, meski berbagai daerah sudah membatasi pemeliharaan unggas di tengah pemukiman, unggas tetap dipelihara warga di mana-mana:

Menguatkan pernyataan Kandun, kepala perwakilan badan kesehatan PBB WHO untuk Indonesia, Subash Salunke mengatakan, tingginya angka kematian akibat flu burung di Indoensia, bukan akibat buruknya penanganan pemerintah.

Tingginya populasi unggas di Indonesia, diperkirakan mencapai 1,2 miliar ekor, membuat kemungkinan interaksi antara manusia dan unggas yang tertular virus semakin besar.

Untuk memperketat pola pengawasan atas penyebaran virus flu burung di Indonesia, Uni Eropa memberikan bantuan dana sebesar 13,5 juta euro untuk Indonesia.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s