Hankam

Kerangka kerjasama UE dalam kurun waktu 1970 dan 1980-an secara formal dikenal sebagai Kerjasama Politik Eropa (“EPC”). Dari kerangka ini lahirlah apa yang dinamakan “Common Foreign and Security Policy (CFSP)” yang dilandasi oleh Traktat Uni Eropa yang mulai berlaku 1993.

Adapun tujuan-tujuan penting dari kerjasama politik ”CFSP” berdasarkan Traktat di atas adalah sebagai berikut:

a. Untuk melindungi nilai-nilai yang dianut, kepentingan fundamental dan kemerdekaan dari UE;

b. Untuk memperkuat keamanan UE beserta anggota dengan cara apapun;

c. Untuk menciptakan perdamaian dan memperkuat keamanan internasional;

d. Menyokong kerjasama internasional;

e. Untuk membangun dan memperkuat demokrasi, supermasi hukum dan menghargai hak dan kebebasan azasi.

Berbeda dengan ”EC”, prosedur pengambilan keputusan di bidang “CSFP” masih berbentuk kerjasama antar negara anggota (“Intergovernmental”) yang tidak memiliki supranasionalitas. Dewan UE yang terdiri dari para menteri yang mewakili negara anggota menetapkan aturan main untuk ”CSFP”. Semua keputusan tentang aksi bersama diambil dewan menteri (menteri pertahanan) dengan suara bulat.

Guna penugasan pasukan perdamaian yang mewakilinya, UE telah menetapkan prosedur tertentu. Prosedur ini sudah beberapa kali diterapkan misalnya dalam misi di Bosnia, Afrika dan Timur Tengah.

Perkembangan selanjutnya bisa dilihat di bagian Politik situs Kajian Eropa.

Kritikan dan saran kontak: kajianeropa@googlemail.com

3 thoughts on “Hankam

  1. UE tidak akan membentuk lembaga keamanan khusus untuk menyaingi NATO. Beberapa alasan utama adalah :
    a. Sistem Supranasional yang Intergovernmentalis masih melekat kuat di struktur fondasi UE.
    b. CFSP masih merupakan “Common Policy” bukan “Single Policy”. Dengan pola Intergovernmentalis hal ini akan sangat menyulitkan mengambil satu keputusan tunggal yang mengatasnamakan Eropa.
    c. Anggaran belanja Pertahanan US masih yang terbesar dibandingkan negara – negara besar Eropa (Jerman, Inggris, Prancis, Itali).
    d. Meski pernah terdapat WEU dan RRF di UE, kedua organ tersebut masih terkonsentrasi pada persoalan keamanan bukan pertahanan. NATO merupakan aliansi pertahanan bersama untuk menghadapi potential strike from outside of the ring.
    e. Ketidakmampuan UE dalam menghadapi gejolak internal merupakan salah satu contoh akibat tidak terdapatnya satu komando dalam bidang keamanan dan pertahanan Eropa. (Yugoslavia).

    Untuk poin – poin lain yang belum saya sebutkan, saya sangat mengharapkan teman – teman virtual saya dapat menambahkan.

    Thanks😉

    Suka

  2. Mas zalvin yth,

    Bisa dijelaskan sedikit beda antara keamanan dan pertahanan? Karena bidang hankam adalah bukan bidang saya.

    Trus WEU itu apa dan anggotanya negara mana saja ya? Bagaimana nasibnya sekarang?

    Begitu saja terimakasih.

    May

    Suka

  3. Perbedaan antara Keamanan dan Pertahanan berada di Source of Threats-nya.

    Keamanan = Ancaman utama berasal dari dalam, sedangkan Pertahanan = Ancaman utama berasal dari luar sebuah komunitas, entitas.

    Saat ini, definisi yang pasti atau batasan yang pasti antara Keamanan Vs Pertahanan mulai bias. Saat Perang Dingin, sangat tepat sekali jika kita membicarakan tentang Pertahanan karena musuh utama / kubu yang bersitegang sangat jelas. NATO yang awalnya merupakan aliansi pertahanan atlantik kini mulai bertransformasi menjadi aliansi pertahanan dan keamanan atlantik dan lebih banyak memperhatikan kasus – kasus ancaman keamanan.

    Nasib WEU sekarang tidak jelas, karena sudah terlalu banyak organ2 di UE yang bergerak di permasalahan yang sama. ERRF, EUROFOR dst…dst…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s